Ø
Poin-poin penting dari pengalaman:
1). Dina gelisah dengan peristiwa yang terjadi di sekolahnya.
1). Dina gelisah dengan peristiwa yang terjadi di sekolahnya.
2). Pengumuman yang
membuat Dina terpukul.
3). Hari-hari yang
mendebarkan saat UN.
4). Dina menerimasebuah SMS pada pukul 12.00.
Ø
Tema cerpen berdasarkan poin-poin penting tsb:
“Kegelisahan Saat Akan
Menghadapi UN”
“SMS Tengah Malam”
Dina tidak bias memeejamkan mata. Ingatannya kembali ke peristiwa di
sekolah tadi siang. Saat pak agus mengumumkan hasil latihan ujian. Masih
terngiang di telinganya dengan kata-kat Pak Agus yang menusuk jantungnya. “satu-satunya
siswa dikelas ini yang belum berhasil pada latihan ujian kali ini adalah Dina”.
Ketika, mendengar
pengumuman itu bagaikan sejuta paku telah memukul habis kepalanya. Beberapa saa
Dina merenungkan semua yang telah menampar wjahnya.
‘”Apa yang harus Aku
lakukan,”bisiknya pada dirinya sendiri.
Ia pun
akhirnya tenggelam dalam lautan mimpi yang sangat kelam. Hati nya selalu
geliasah dengan pikiran-pikiran yang selalu menghantuinya.
Hari-hari disekolah bagaikan
berlari menjemputnya saat –saat yang sangat mendebarkan yaitu “Ujian Nasional”.
Walau beigtu Dina belum juga bias bangkit dari keterpurukkan nya untuk
mempersiapkan diri untuk menempuh Ujian Nasional. Dina masih saja bingung, dan
tak tau apa yang harus dia lakukan.
Hingga suatu malam, saat Dina
berbaring di tempat tidurnya tepat pukul 12.00, ponselnya dibalik bantal pun berdering
dengan kerasnya, dan sempat membuat ia tersentak dari lamunan nya. Ternyant Dina
menerima sebuah SMS.
“Siapa sih, malam-malam begini
mengganggu orang tidur?” , gerutunya sambil membuka pesan tersebut diponselnya.
“Bangun! Tahajud! Belajar!”
Dengan hati yanga sangat dongkol,
ditekannya nomor si pengirim lalu mengirim sebuah pesan pada orang yang
mengirim sms td, “Apa peduimu..???”
Dina kembali membungkus rapat
tubuhnya dengan selimut. Hingga subuh datang, ia pun bangun dan bersiap-siap
mandi dan melaksanakan sholat subuh. Dalam hatinya masih menggenggam ras
dongkol yang sangat dalam dan persaan yang tidak enak pada SMS tengah malam
tadi.
Hari berganti hari, malam pun
bertukar. Sudah seminggu ini Dina selalu dibuat jengkel dengan masuknya SMS
pada jam yang sama dan isi pesan yang sama juga” SMS tengah malam”.
“Bangun! Thajud! Belajar!
Tapi, Dina tidak memperdulikan SMS yang masuk itu, Telinganya sudah kebal,
setiap dering hpnya tidak dihiraukannya lagi.